<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>--:: gusti ::--</title>
	<link>http://gusti.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Apr 2006 00:42:22 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>

	<item>
		<title>10 Penyakit Manusia</title>
		<description>	1. MENYALAHKAN ORANG LAIN
	Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah : Siapa nih yang nyantet ? Selalu &#8220;siapa&#8221; Bukan &#8220;apa&#8221; penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu &#8220;apa&#8221; sebabnya, ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/04/19/10-penyakit-manusia/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Pacaran Dalam Pandangan Islam</title>
		<description>	a. Islam Mengakui Rasa Cinta 
	Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya. 
	&#8220;Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/20/pacaran-dalam-pandangan-islam/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Loving You, Merit Yuk</title>
		<description>	Wahai sekalian pemuda&#8230; barangsiapa di antara kalian berkesanggupan (sudah mampu) maka hendaklah menikah. Karena sesungguhnya ia (menikah) dapat memejamkan mata dan menjaga kemaluan. Dan barangsiapa belum mampu, maka berpuasalah. Maka sesungguhnya puasa itu benteng baginya.
[HR Bukhari dan Muslim]
	Seorang kakak kelas saya waktu sekolah dulu, punya pacar yang kalo dari segi ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/20/loving-you-merit-yuk/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Persiapan Muslimah Menjelang Pernikahan Permasalahan dan Kiat-kiat Menghadapinya&#8230;</title>
		<description>	Sebagai seorang muslimah, kita semua tentu mengharapkan pada saatnya nanti akan bertemu dengan pendamping yang akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga kita. Harapannya adalah, dapat membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawwadah warrahmah. Berikut ini adalah sebuah artikel yang bagus untuk disimak yang insya Allah bisa menjadi bekal bagi para muslimah ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/20/persiapan-muslimah-menjelang-pernikahan-permasalahan-dan-kiat-kiat-menghadapinya/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Lagi-lagi Tentang Nikah&#8230;</title>
		<description>	Bismillahirrahmaanirahiim
	Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan2 Al-qur&#8217;an tentang tujuan hidup yang sebenarnya Nasehat ini untuk semuanya &#8230;&#8230;&#8230;..
Untuk mereka yang sudah memiliki arah&#8230;&#8230;&#8230;
Untuk mereka yang belum memiliki arah&#8230;&#8230;&#8230;
dan untuk mereka yang tidak memiliki arah.
nasehat ini untuk semuanya&#8230;&#8230;.
Semua yang menginginkan kebaikan.
	Saudaraku&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.
Nikah itu ibadah&#8230;&#8230;.
Nikah itu suci,ingat itu&#8230;&#8230;
Memang nikah itu bisa karena harta, ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/16/lagi-lagi-tentang-nikah/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Siapa paling jelek ??!</title>
		<description>	Ada suatu kisah seorang santri yg menuntut ilmu pada seorang Kyai. Bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut. &#8220;Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus &#8220;, kata Kyai. &#8220;Baik ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/16/siapa-paling-jelek/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Tetaplah di Sini Saudaraku</title>
		<description>	Tetaplah disini saudara/i ku&#8230;&#8230;&#8230;..
Dijalan keimanan ini&#8230;&#8230;..dijalan keislaman ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.
Tetaplah bersama-sama meniti jalan ini&#8230;&#8230;&#8230;sampai usai&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.
Kita semua mungkin sudah letih&#8230;.
Karena perjalanan ini amat panjang dan berliku&#8230;&#8230;
Tapi &#8230;. bersiaplah disini&#8230;&#8230;.
Jangan sekali-kali kita menjauh&#8230;&#8230;
Yakinlah kenikmatan pengorbanan yang kita teguk di jalan ini&#8230;.
Jauh lebih banyak &#8230; ketimbang yang dilakukan orang-orang lalai itu &#8230;&#8230;
Keindahan disini&#8230;. jauh lebih ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/15/tetaplah-di-sini-saudaraku/</link>
	</item>
	<item>
		<title>&#8220;sorry, ruang sholatnya dimana ??&#8221;</title>
		<description>	Kubereskan meja kerja ku saat adzan telah menggema, semuanya harus kelihatan rapi disaat aku tinggalkan untuk sholat maghrib, kalau tidak aku takut akan dibereskan temen-temenku, dan kertas-kerats coretanku pun akan punya rumah baru di tong sampah.
Alhamdulillah teman-temanku selalu siap sedia menggantikanku disaat aku akan menunai kewajibanku sebagai seorang muslim. Meski ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/15/sorry-ruang-sholatnya-dimana/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Membangkitkan Reaktor Energi Ketakberhinggaan</title>
		<description>	Adalah Bilal. Ketika tubuh legamnya dipanggang di tengah hamparan pasir membara kota Makkah, ditindah batu besar membara pula, seraya dikatakan padanya, &#8220;Demi Alllah, kamu akan terus begini sampai mati, atau kamu ingkar kepada Muhammad dan menyembah Lata dan Uzza.&#8221;Telah masyhur bahwa kemudian sepasang bibir mulianya tidak berucap melainkan hanya &#8220;Ahad…ahad… ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/15/membangkitkan-reaktor-energi-ketakberhinggaan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Kiat Mengajak Muslimah Berjilbab</title>
		<description>	&#8220;Bagaimana cara menyikapi para muslimah yang belum sempurna menutup auratnya? &#8221; 
	1. Bijak Menyikapi Kekurangan Orang Lain
	Bagaimana mengajak saudara, teman, dan para muslimah di sekitar kita berjilbab? Atau setidaknya, bagaimana cara menyikapi para muslimah yang belum sempurna menutup auratnya?
Sebelum menjawab semua itu, kita mencoba mengupayakan bagaimana kiat untuk bijak menyikapi ...</description>
		<link>http://gusti.blogsome.com/2006/02/15/kiat-mengajak-muslimah-berjilbab/</link>
	</item>
</channel>
</rss>
